Kicauan bocah ga jelas. Hati-hati ikutan ga jelas.

Minggu, 08 November 2015

Mulai Sekarang




MULAI SEKARANG KITA PUTUS!!!

Ga deng, becanda. Serius banget kayak lagi simak UI.

Bosen ah sama tulisan serius. Jangan serius-serius ya, ntar jadian. Ga deng. Jangan serius-serius deh mendingan, emangnya UTS. Jadi, setelah ini gue mau nulis yang ga serius-serius amat, serius bmat aja (pasti ga ngerti). Keresahan-keresahan yang gue rasain dimanapun gue berada bakal gue tulis disini, termasuk keresahan yang pernah gue lalui dulu-dulu. Gue mau mengambil patahan memori yang mengandung keresahan-keresahan itu. Bye all!

SELAMAT MEMBACA!!!!
wahai makhluk halus yang setia membaca blog ga jelas ini.

Sabtu, 07 November 2015

Solusi Untuk Indonesiaku, Versi Keegoisanku

Assalamualaikum wr. wb

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Sang Maha Pembolak-balik Hati, yang sampai detik ini masih memberikan bertrilyun nikmatnya kepada kita, yang dengan kalkulator tercanggih mutakhir masa kini terbarukan inovatif dan sebagainya, niscaya kita tidak akan dapat menghitungnya.

Sholawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah SAW beserta para sahabat, keluarganya, dan pengikutya hingga akhir jaman.

Kali ini aku akan share pikiran egoisku yang secara tiba-tiba memberontak keluar tanpa bisa aku jaga lagi. Jadi, suatu hari, aku mendapat pertanyaan sebagai berikut:

Melihat kondisi Indonesia pada saat ini, apa solusi yang bisa kamu tawarkan untuk kemajuan Indonesia?




Langung aku jawab dengan jawaban sebagai berikut.

Yaudah kalo Indonesia mau maju, ya gampang, caranya tinggal melangkah ke depan dan jangan mundur. Dengan begitu kau akan maju deh. GA DENG. hehehehe

Kondisi Indonesia saat ini bisa aku analogikan seperti benang kusut. Hampir semua aspek telah berantakan dan saling berkaitan satu sama lain. Semua orang tau, jika ada benang kusut dan ada orang yang ingin membetulkan benang tersebut akan terasa cukup sulit. Apabila benang tersebut ditarik satu di satu bagian, kemungkinan justru akan mengakibatkan terbentuknya bagian lain yang lebih rumit. Hal ini akan berlangsung terus-menerus sehingga belum ada jalan keluarnya. Benang kusut tersebut mungkin akan bisa lurus kembali jika proses pembetulannya dilakukan oleh orang yang sabar, telaten, teliti, fokus. Tapi tentunya dibutuhkan waktu yang sangat lama.

Nah solusi dari aku yang cukup ekstrim ialah membuang benang kusut tersebut dan membeli benang baru. Ini berarti saya menawarkan untuk membumihanguskan Indoensia, kemudian mendirikan ulang negara ini.

Kurang lebihnya mohon maaf Indonesia. Serem yak *kabur* *tarik selimut*

Sekian dan terima kasih
Wabillahi taufiq walhidayah
Wassalamualaikum wr. wb

Jumat, 06 November 2015

Asal Usul Nama Gue

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh!!!

Halo semuanya! Di sela-sela beratnya beban yang dipikul di semester 5, gue mau sedikit berbagi cerita nih. Inget ya cuma sedikit. Sebuah cerita tentang nama gue yang begitu bervariasi.

Nama lahir gue Ibni Ikhsan Ramadhiansyah, Anak laki-laki yang baik lahir di bulan Ramadhan. Walaupun sekarang udah ditambahin depannya jadi Ahmad Muhammad gara-gara sering kecelakaan (kapan-kapan gue ceritain), nama di akte kelahiran sih masih tetep sama kayak lahir soalnya ribet kalo ganti-ganti akte gitu, nanti pasti semuanya berubah kayak ijasah dll. Cukup power ranger aja yang bisa berubah.



Dengan nama asli gue itu, menyebabkan orang-orang di sekeliling gue mendapat rangsangan yang berbeda-beda dalam manggil gue. Nah di kesempatan yang insya Allah di rahmati oleh Allah ini. Gue mau nyeritain asal usul nama gue yang bermacam-macam hehe. Emangnya cuma provider yang bisa macem-macem.

Gue membaginya berdasarkan nama-namanya dulu, baru kemudian gue bagi berdasarkan timeline fase metamorfosis hidup gue ya. Tapi maaf gue ga melewati masa kepompong, jadi kalau mau nyari kepompong jangan di sini ya, silakan tinggalkan blog ini sekarang juga.

1. Ican
Nama Ican berasal di masa balita. Orang tua gue bermaksud untuk memberikan nama panggilan ke gue yaitu Ikhsan. Akan tetapi, di masa balita ini, abang gue yang lahir 2 tahun lebih dulu dibanding gue, pada waktu itu cadel huruf S. Alhasil, dari Ikhsan menjadi Ican. Mungkin abang gue orangnya jago mempengaruhi sekitar, jadi semua keluarga gue ikutan manggil Ican. Inilah asal-usul muncul nama Ican.

2. Ibni
Ibni emang nama asli, Biasanya Ibni buat nama panggilan dari guru, biasalah, guru kan manggilnya nama depan di absen. Nama ini kurang begitu populer di kalangan teman, kerabat, sanak famili, dll. Beberapa orang keluarga gue juga ada yang ga tau kalau nama gue Ibni hehe. Karena menurut gue nama ini terlalu formal dan kurang terlalu familiar untuk lidah wkwk. Coba aja, manggilnya "Ni", atau "Ib". Ga enak kan, gantung wkwk. Tapi malah selama 3 tahun di menempuh masa putih abu-abu, semua temen gue dan guru manggilnya Ibni.

3. Ikhsan
Cukup sering mendengar nama ini ketika di masa SD. Karena mama gue emang maunya ngasih nama Ikhsan dan di sekolah ga ada yang cadel huruf S kayak abang gue waktu kecil, maka nama ini jadi cukup populer di SD.

4. Bunbun
Nah, ini yang fenomenal. Bunbun. Kata bunbun berasal dari muka gue yang katanya bunder waktu kecil. Akhirnya terciptalah kata Bunbun. Sekarang, bunbun dipakai di semua nama social media yang gue punya hehehe.

5. Bewok
Ini nama baru soalnya bewok gue tumbuh terlalu cepat di luar kontrol -_-

Nah itu nama-nama panggilannya. Sekarang mau coba gue paparkan penggunaannya berdasarkan timeline.

1. Masa Balita
Di masa ini hampir semua manggil Ican

2. Masa TK
Di masa ini gue dipanggil Ikhsan. Kayak yang di atas udah di jelasin, mungkin karena mama gue emang mau namainnya Ikhsan, jadi pas daftar TK ketika nulis nama panggilannya Ikhsan.

3. Masa SD
Di masa ini, terbagi menjadi dua, yaitu di sekolahan dan di pengajian.
Di sekolahan, gue juga dipanggil Ikhsan, entah itu temen atau guru. Kenapa guru TK ga manggil Ibni? Karena dulu absen di SD, nama gue tulisannya I.Ikhsan. Jadi otomatis dipanggilnya Ikhsan hehe.
Di pengajian, gue dipanggil Ibni. Karena di absen pengajian, nulisnya Ibni wkwk. Untung aja waktu itu ga ada temen SD yang ngajinya bareng, pasti dia bingung mau manggil siapa.

4. Masa SMP
Pas mos SMP, gue nulis nama gue gede di nametag dengan tulisan ICAN. Jadinya temen-temen SMP pada manggil Ican deh. Tapi guru gue di SMP semuanya manggil Ibni.

5. Masa SMA
Di SMA, sebenernya gue pingin dipanggil Ican juga. Tapi ternyata di kelas 10 pertama gue dudukin, yaitu kelas 10F, ada temen gue yang namanya Ican juga. Akhirnya gue ngalah deh pas mos gue nulis nama panggilannya Ibni. Semua guru-guru juga manggilnya Ibni. Pas jaman-jaman udah main social media, dan temen-temen pada tau icanbunbun, akhirnya temen-temen berubah, manggil gue dengan sebutan Bunbun. Sampe lulus pun terkenal dengan sebutan bunbun. Faktor yang lain  yaitu temen gue di SMA yang dari satu SMP yang sama cuma 1 orang dan itu ga pernah sekelas hehe. Jadi ga ada yang tau sama sekali nama gue Ican hehe. Di buku tahunan pun, nama panggilan gue Ibni dan Bunbun.

6. Masa Kuliah
Di kuliah gue mau balikin lagi nama Ican gue. Pas ospek juga gue tulis nama gue Ican. Akhirnya semua manggil Ican deh. Terus pas bewok gue numbuh banyak, jadi dipanggil bewok, terutama sama bapak gue -_-

Udah ya segitu aja, thank you all! Have a nice day!!!

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Minggu, 01 November 2015

Nostalgia dengan Rubiks Cube (Speedcubing)

Beberapa hari yang lalu, ketika aku tengah asyik memandangi gadget yang kumiringkan, yang merupakan pertanda aku sedang bercengkrama erat dengan dunia mayaku, clash of clans, tiba-tiba, Ting Nong, smartphone ku mengeluarkan bunyi khas tersebut. Aku mengerti bahwa si hp ini ingin memberikan notifikasi bahwa ada yang mencoba menghubungiku via aplikasi chat, sebut saja Line. "Ah menganggu saja." gumamku. Setelah aku tutup sejenak COC dan membuka chat tersebut, ternyata temanku mengirim sesuatu yang sontak mengejutkanku. Video aku sedang menyelesaikan rubik.

Aku langsung teringat masa dimana ujian nasional tingkat SMP tinggal beberapa bulan lagi. Bukannya belajar, waktu tersebut malah aku isi dengan belajar main rubik yang awalnya aku lihat di acara tv. Aku kagum dengan orang yang bisa menyelesaikan rubik 3x3 dengan waktu di bawah 10 detik dan memecahkan rekor dunia (7 detik pada saat itu). Aku tertantang dan bertekad harus bisa lebih cepat. Aku belajar dari awal dan aku benar-benar menekuni bidang tersebut. Aku bawa rubik ke sekolah untuk menularkan permainan tersebut di sekolah. Banyak teman yang dari sama sekali ngga bisa menjadi cukup ahli karena tertarik dengan apa yang aku bawa. Aku bisa membuat perkumpulan kecil dengan teman-teman yang memiliki ketertarikan yang sama dengan rubik, khususnya speedcubing, menyelesaikan rubik secepat-cepatnya. Yang masih ku ingat si Kitting dan Dian. Singkat cerita hingga aku bisa menjadi yang tercepat di sekolah untuk rubik 3x3 (bukan sombong, realita).

Hari demi hari aku dalami. Lalu, aku iseng mencari komunitas rubik. Aku jadi tau banyak tentang rubik. Hingga menemukan beberapa lomba yang aku bersama teman-teman perkumpulan kecil yang aku buat di sekolah untuk mengikuti lomba pada saat itu. Ada yang menang ada yang kalah. Yaa, namanya juga hidup. Pada waktu itu, aku menyentuh rekor waktu tercepat 10 detik untuk rubik 3x3 dengan average 13-16 detik untuk rubik 3x3. Betapa menyenangkannya pada saat itu.

Tak puas dengan rubik 3x3, aku mencoba 2x2 dan 4x4. Kemudian ada beberapa bentuk rubik aneh yang aku pelajari. Ditambah lagi, aku semakin tertantang dengan adanya orang yang menyelesaikan rubik dengan mata tertutup, yaitu cabang blindfolded. Aku mencoba dan berhasil dengan mata tertutup. 

Dengan melihat video yang temanku kirim, aku segera mengambil kotak mainan ku. Masih ada beberapa rubik yang telah berdebu, dikacangin beberapa tahun. Beberapa ada yang udah rusak dan aku ambil satu untuk aku coba selesaikan kembali setelah hampir 5 tahun aku tidak menyentuhnya. Aku tersenyum. Rupanya aku masih ingat! Aku sedikit membuka beberapa file untuk aku coba mengingat patahan memori di kepalaku. Aku bisa solve di range 30 detik. Alhamdulillah!


Sabtu, 31 Oktober 2015

Pengalaman Jadi Mentor Bisnis

Tiba-tiba ditawarin buat jadi mentor bisnis di acara Entrepreneur is Me (EIM) di FISIP. Itu semacam lomba bikin produk sampe menjual dan banyak-banyakan untungnya gitu. Karena yang nawarin ketua HIPMI UI langsung, gue ga bisa nolak deh -_-

Di awal gue sempet nolak dengan alesan belum pernah, gue kan masih cemen, nanti bakal gimana gitu. 
Terus dia jawab, kalo ga dicoba ga akan pernah dong...

Akhirnya gue terima pinangannya deh. Gue dapet kelompok anak berisikan 3 orang-orang hebat dari FISIP, Sahida, Intan dan Qolbi. Ditemani pendamping yaitu Alif yang dbest banget. Gue salut sama kerja keras mereka (((lebay))). 

Mereka bikin produk Churros yang dibikin brand CHUBROS.. Make yo own churros! Makanan asli Spanyol yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga cocok dengan lidah orang Indonesia.

Mohon maaf gue ga foto produknya karena pas hari H gue ga dateng di bazarnya hehehehe. Maaf ya semua...

Ketika melihat produk kelompok lain, gue sempet kaget karena kelompok lain menjual produknya dengan harga 5000an. Sedangkan kelompok gue menetapkan harga 15000. Tapi alhamdulillah sold out.

Di malam penghargaan, banyak award diberikan, kayak misalnya marketing terbaik, produk terunik, peserta terbaik, dan lain-lain yang gue lupa semua. Dari segitu banyaknya kategori, kelompok gue ga ada yang menang sama sekali...

Tapi pas pengumuman juara umum. Jeng jeng......

CHUBROS!!!!!


Alhamdulillah, juara umum dapet hadiah yang paling besar dari kategori-kategori yang lain.

Dari kisah ini yang bisa sedikit gue simpulin adalah.....

Lakukanlah pekerjaan apapun yang ada di muka bumi sesuai spesifikasi yang ditentukan. Ketika ditentukan di awal bahwa juara umum adalah kelompok dengan laba tertinggi, maka capailah. Tentu dengan proses di luar apa yang orang lain pikirkan. Jangan takut ketika tengok kanan kiri dan berbeda. Karena masing-masing punya daya kreativitas yang berbeda juga.

Selamat Chubros! Kalau bisa lanjutin yah usahanya!

Ttd
Ibni Ikhsan

Minggu, 18 Oktober 2015

Deklarasi Gila

Selamat malam pemirsa yang senantiasa selalu  ceria.
Semoga keselamatan diberikan atasmu, dan rahmat Allah serta berkah juga diberikan kepadamu.

Di malam menjelang UTS ini, saya mau share sedikit nih. Ceritanya semalam saya sudah mengucapkan deklarasi untuk kembali menulis di sini minimal 1 kali dalam 2 hari. Mungkin ada sebagian yang bertanya-tanya kenapa saya melakukan hal tersebut?

Ini yang dinamakan Deklarasi Gila. Deklarasi Gila merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk membuat diri kita kepepet atau terpaksa. Untuk apa keadaan kepepet? Kalau kata Mas Jaya Setiabudi ada yang namanya the Power of Kepepet. Jadi keadaan kepepet akan membuat kita pada awalnya terpaksa sehingga dapat menjadi kebiasaan. Output akhirnya adalah dapat komitmen terhadap apa yang dikatakan.

Misalnya, kayak saya. Saya janji mau nulis setiap hari. Nah kalau cuma gitu doang sih ga bakal kesampean. Atau kemungkinan lainnya adalah anget-anget tai ayam. Jadi mungkin hari pertama sampai hari ketiga masih bisa konsisten. Namun seiring jarum detik pada jam terus berputar, bisa jadi kita kehilangan semangat. Dan pada akhirnya ada kemungkinan untuk hanya menjadi wacana.

Dengan melakukan Deklarasi Gila, kita mengucapkan hukuman yang akan kita terima secara sukarela jika kita melanggarnya. Teknisnya, kalian mengucapkan yang mau kalian lakukan beserta hukuman yang ingin kalian lakukan juga tentunya. Kemudian kalian share kedua poin tadi ke masyarakat sehingga semesta akan tahu jika kalian melanggarnya. Hal ini tentu akan memacu diri kita ketika kita misalnya kehilangan semangat dll. Untuk latihan, bisa dengan menerapkan hukuman yang tidak terlalu berat. Tapi ingat, tidak ringan juga. Soalnya kalau ringan akan sama saja. Kemudian dosis bisa sedikit ditambah secara perlahan. Contoh yang saya lakukan adalah jika saya melanggar (poin tersebut) saya akan push up sebanyak 50 kali. Selanjutnya hukuman bisa saya tambah semakin berat. Atau lama kelamaan jumlah tulisan saya harus bertambah jadi 1 tulisan per hari.

Itulah sedikit gambaran mengenai Deklarasi Gila. Semoga bisa membantu teman-teman dalam menghadapi masalah komitmen, konsisten, atau jika sedang kehilangan semangat.

"MENULIS UNTUK HIDUP DAN HIDUP UNTUK MENULIS"


Jakarta
18-10-2015
Ibni


Deklarasi Tengah Malam dalam rangka Menciptakan Kebiasaan Menulis

Selamat malam kawan terbaikku, semoga kau tak merasa kelabu, karena malam ini malam minggu.

Percayalah jodoh di tangan Tuhan, ga mungkin orang lain campur tangan, kuharap kau selalu
menahan.

Setelah sekian lama ku kembali, menyapa kau yang menyendiri, jangan sampai kau coba tuk membenci.

Maafkan aku tak sempurna, yang tak pintar dalam merasa, mohon jawab salamku sepenuh jiwa.

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh!

Pada hari ini, H-1 UTS semester 5, saya mendeklarasikan sebagai berikut.

1. Saya harus kembali menulis di blog ini minimal satu kali dalam tujuh hari.
2. Jika tidak terpenuhi, maka saya secara sukarela akan push up sebanyak 50 kali.

Terima kasih

18-10-2015
Tertanda
Ibni

Selasa, 29 Juli 2014

1435 H : Awesome Ramadhan

1435 H : Awesome Ramadhan

Assalamu'alaykum warohmatullah wabarokatuh. Semoga keselamatan, rahmat Allah, serta barokahnya terlimpahkan kepada kita semua. Ceritanya sekarang abis ditinggal sang kekasih hati nih (baca: bulan ramadhan). Hari ini tepat tanggal 2 syawwal gue mau ngebagi cerita super gue di ramadhan tahun ini. Kenapa judulnya awesome? Karena sungguh menganggumkan dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

1. IP SEMESTER II
Yaakk.. jadi tanggal 30 Juni kemarin itu hari terakhir dosen meng-upload nilainya ke SIAK-NG. Tepatnya hari ketiga Ramadhan (bagi lo yang 1 Ramadhan=28 Juni) :p Dan alhamdulillaahi robbil 'aalamiin. IP gue meningkat dan memuaskan. Seneng banget kalo ngeliat nilai per matkul-nya. Berkah ramadhan.




2. Piala Dunia
Ini ga nyambung, tapi entah kenapa piala dunia bikin sahur gue gak sepi karena ada tontonan. Yaa walaupun awalnya gue jagoan Inggris yang ternyata ga lolos di grup tapi gapapalah. Seenggaknya hadirnya piala dunia ini bisa bikin sahur makin seru. Berkah Ramadhan.


3. Latihan Imam Tarawih
Sebelas hari pertama ramadhan sebelum gue single-trip ke jawa tengah, gue ibarat dikader, dilatih, ditraining, buat jadi imam sama nenek gue yang notabene dedengkot ustazah di daerah rumah gue -siapa yang ga kenal beliau- Tiap hari dari awal ramadhan gue disuruh tarawih di rumah buat jadi imam semua sodara-sodara gue. Padahal ini biasa aja, tapi gue nganggep ini sangat berarti, karena......nyambung di bawah. 

4. Pemilihan Presiden
Tanggal 9 Juli 2014 yaitu tangga pemilihan presiden RI yang ketujuh. Si wowo dan si joko ga ada yang bener. Tiap hari lagi puasa kerjaannya main kata-kataan. Tapi seru. Gue suka wkwk. Gue sering ikut-ikutan ngompor2in. Ini pas hari H coblosan gue. Asas Pemilu yang baru: Luber Jurdil. Langsung Umum BEBERKAN Jujur Adil! Berkah ramadhan





5. Jogja-Semarang-Purwokerto, Sendirian~

Selesai nyoblos, 9 Juli, malemnya gue langsung cabut entah kenapa muak dengan semua capres2an. Gue berangkat dari Stasiun Pasar Senen dengan keberangkatan kereta jam 22.30 WIB dengan kereta ekonomi Progo jurusan Lempuyangan. 
Tiket Kereta



Pada hari itu gue sahur tepat ketika kereta lagi berenti di Purwokerto, tempat kelahiran emak gue tercinta.


Stasiun Purwokerto

Makan sahur

Dan tiba-tiba gue dicolek mba-mba dan bilang, "mas, udah sampe mas." gue melek dan.......kereta udah sepi. Ternyata gue ketiduran ga sadar. Untung tas yang gue taro di atas ga dibawa orang, masih ada. Gue lihat jam dan tepat pukul 07.00 WIB. Dan.......*shocked*. Jogja ga ada angkot cuy. Kemana-mana harus ngojek huffttt. Mana ada ojek taksi pake argo. Keren ya... 


Stasiun Lempuyangan

Di Jogja gue keliling UGM, faishal pun ga jadi kesana. Akhirnya gue ketemu Dea dan jenguk temennya Dea yang sakit. Malemnya gue tidur di kontrakan temennya Dea segerombolan anak Banjarnegara. Ya masih satu ras lah sama PWT masih satu karisedenan Banyumas, jadi baik-baik.


Penampakan kamarnya


Besoknya gue ke Malioboro dan langsung cabut ke Semarang. Gue jalan dari terminal Jombor naik bus Nusantara AC 40rb.

Sampe Semarang pas azan Maghrib dan langsung disambut dengan Faishal. Di Semarang, gue diajak berkelana super keliling kota sama si mantan ketua rohis 77 itu, diajak ke warungnya dia juga. Buka puasa di Mesjid yang gratis. Super! 



Kecelakaan truk

Sama Faishal terus ketemu Cibe

Warungnya Faishal

Kamarnya Faishal


Dua malam disana, tanggal 13 abis sahur gue langsung cabut ke Purwokerto naik bus nusantara lagi. Sekarang 60rb. Mahal ya :( Perjalanan 6 jam dan sampe sana jam 12 siang. Sorenya Tahlilan 100harian meninggalnya mbah putri.

Besokan malamnya gue langsung pulang ke Jakarta sama Mama. Tanggal 15 paginya gue udah sampe Jakarta lagi. 





4 hari di 3 kota di Jawa Tengah. Banyak pelajaran baru yang gue dapet di jalanan~ 
Dari perjalanan itu, gue bisa bikin quotes sendiri nih


"Siapa diri lo sebenernya adalah ketika lo melakukan perjalanan sendiri. Bagaimana lo mengambil keputusan buat ke kanan, padahal di depan lo cuma ada pilihan buat ke kiri."


5. Gradasi (Gema Ramadhan Emas FTUI)
Ceritanya tanggal 17 Juli 2014 itu tepat FTUI ulang tahun yang ke-50 tahun. Ada acara tabligh akbar disana dengan pembicara Ust.Solmed. Yang paling asik yaitu Olimpiade Quran. Gue jadi kontingen dari TI yang kategori 1 Juz. Alhamdulillah....... ada piagam sama amplopnya. Berkah Ramadhan


Duit

Sertifikat


6. I'tikaf
Sepuluh hari terakhir di bulan suci ini gue habiskan buat i'tikaf. Jika tahun-tahun sebelumnya di masjid BI. Tahun ini di masjid At-Tin. Dari sini bisa deket sama temen-temen se-visi di teknik. Ada Rizki, Meika, sama Andy. Berkah Ramadhan


At-Tin


7. Imam Tarawih
Dan ini puncaknya. Setalah di awal-awal gue latihan jadi imam, sekarang beneran. Malem 29 alias malem terakhir tarawih, gue dipanggil buat jadi imam tarawih sungguhan. Iya beneran. Masjid Hidayatullah deket tempat ngaji gue di jalan Bangka. Gue suruh bacain full 1 juz dalam sholatnya. Pulang-pulang diamplopin sama dapet sarung juga. SUPER! Berkah Ramadhan


Amplop lagi

Sarung


8. Potong rambut
FYI, tadinya rambut gue udah sepanjang banget gak ngerti lagi. Tapi akhirnya setelah dipaksa nenek gue....potong juga :( Berkah Ramadhan





Akibat amplop-amplop tadi, pas lebaran gue bisa bagiin duit ke bocah-bocah huehehe. 
Eh ketinggalan. Yang lebih super lagi, ramadhan ini bisa kenal sama ****u**n*i** huehehe.

Jakarta, 29 Juli 2014
Ibni







Jumat, 09 Agustus 2013

GUE ANAK UI

Oiya lo pada udah tau belom kalo gue udah diterima di kampus perjuangan kampus yang biasa-biasa aja yang ada di bilangan Depok. Cuma mau ngasih tau aja sih gue alhamdulillah udah diterima lewat jalur undangan. Jurusannya Teknik Industri. Di undang loh bayangin, gak perlu repot-repot ikut tes :p



Oke doain gue ya supaya di sana gue tetap bisa menunjukkan taring gue, biar lancar, lulus cepat dan tepat, ilmu yang gue dapetin berguna sampai akhirnya nanti. AAMIIN

bun....cis

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H



Hai sob ketemu lagi sama gue di tengah malem gini dengan ceria :D

Gue baru buka blog lagi setelah sebulan dilatih di bulan yang penuh berkah ini #eeaaa, semoga amal ibadah kita diterima oleh sang penguasa hati, sang pemilik dan pencipta alam semesta beserta isinya yang begitu besarnya ini aaamiiinn ya robbal aalamiiinn....


Gue mau ngucapin selamat hari raya idul fitri 1434 H yang jatuh pada tanggal 8 Agustus 2013 M. Apatuh M? Mens? Husst ah, masehi itu masehi. Setelah semalam terjadi penentuan alias sidang yang menentukan kapan hari raya besar ini kita laksanan. Yang menentukan apakah masakan yang udah dimasak sama emak gue bakalan basi apa kemakan. Dan kontroversi itu pun ber-ending dengan hasil yang memuaskan karena semua masakan yang udah dimasak oleh emak gue tercinta menjadi kemakan. Apasih ga jelas haha.


Maafin gue ya sob kalo selama ini gue banyak ya salah (pasti banyak). Ya emang banyak sih, namanya juga manusia biasa yang penuh dengan setumpuk dosa. Selama ini gue banyak salah sama lo semua. *sungkem*. Gue emang bukan manusia romantis yang pandai merangkai kata-kata buat minta maaf ke temen-temen. Jadi gue cuma bisa bilang "maafin ane ya bang". Gue cuma modal ngerangkai 4 kata itu dan gue sms itu ke temen-temen gue. Padahal ada yang pake segala macem kimia lah (sebut saja taufiq, nama disamarkan), mentang-mentang anak teknik kimia. Terus ada yang pake bahasa android lah, katanya sih anak ilmu komputer mainannya gituan. Auu aah ga mikirin.


Udah ya segini aja, gue harap lo semua bakal maafin gue. Berhubung gue baik, maka lo semua juga udah gue maafin duluan.



taqobbalallahu minna waminka
ja'alanallahu wa iyyakum minal aidin wal faizin

selamat hari raya idul fitri 1434 H 
mohon maaf lahir dan batin

bun.....cis xoxo (ngikutin dea cerritanya)

Minggu, 07 April 2013

Seminggu lagi, sob!

Ceritanya abis nonton liverpool yang harusnya bisa menang banyak karena lawan tim cupu eh tapi malah alot tanpa satu pun bola bersarang ke dalam gawang. *geleng-geleng*

Gue mau ngingetin nih sob, eh salah, gue ibni, tapi gue mau ngingetin, khususnya buat diri gue pribadi sebagai anak kelas 12 dan umumnya kepada khalayak ramai anak kelas 12 yang lain, kalau hari yang nentuin kita berangkat ke sekolah selama tiga tahun udah tinggal seminggu lagi, iya seminggu. Kalau menurut kamus besar bahasa indonesia yang ada di perpustakaan dan yang ada di aplikasi anderoid ataupun ipun ataupun bebe, seminggu itu tujuh hari, iya tujuh hari.

HAH???? TUJUH HARI??????


Gue mau pesen buat temen-temen, eh salah lagi, gue Ibni, tapi gue mau pesen buat temen-temen, semangat ya.. optimis kita bisa lulus dengan jujur, dengan hasil sendiri. Jangan ngandelin kunci jawaban yang beredar, karena gimana ya, ujian nasional sekarang udah gak pake tulisan buat nulis kodenya soalnya, udah gak mainstream lagi, jadinya pake barcode tuh yang kayak di alfamaret ape indomaret ape tiptop ape kerfur ya pokoknya itulah gue gak ngerti. Terus katanya juga lembar jawaban sama soal udah digabungin jadi satu. Terus juga katanya disediain 30 paket. Jadi gimana bisa tau itu kunci jawaban.

Tapi ya semua udah tau lah, namanya Indonesia Raya negara kita tercinta yang dari emak kita ngelahirin kita di sini kita pertama kali napas di sini udah tau yang namanya Indonesia Raya kayak gimana. Uang segala-galanya sobbb...

Yaudalahya gue mau lanjutin buka buku ceritanya kan belajar udah mau ujian. Semangat!!!

Ibni, 18 tahun. Hobinya Belajar.


Minggu, 24 Maret 2013

H-22 Ujian Nasional



H-22 UJIAN NASIONAL

Ga terasa ya. Perasaan baru kemarin gue dateng sama orang tua gue ke 77 mau daftar ulang. Eh udah mau lulus aja. Udah ga ada masa-masa canda penuh tertawaan deh pasti.  Udah ga ada masa-masa kekanak-kanakan lagi deh pasti. Udah ga ada masa-masa bercanda di kelas deh pasti. Udah ga ada masa-masa ngerjain PR di sekolah lagi deh pasti. Udah ga ada masa-masa cabut pelajaran lagi deh pasti. Ya pokoknya suasana bakal berubah menjadi serba keseriusan untuk menggapai cita-cita di perguruan tinggi. 

Sedih sih. Ya, itu emang sedih. :'(


Udah sampai mana persiapannya?
Udah berapa persen kesiapannya?

Insya Allah gue udah SIAP!! Ini target gue:
Matematika 10,00
Fisika 10,00
Biologi 10,00
Kimia 9,75
Bahasa Indonesia 9,20
Bahasa Inggris 8,60

Di sekolah gue, kalau 1 pelajaran dapet nilai 10,00 tandanya orang tersebut berhak mendapatkan uang sekitar Rp 300.000. Nah kalau gue 3 pelajaran............lumayan buat modal jualan tiket Liverpool sama Chelsea yang bakal ngunjungin Indonesia Juli nanti.

Doain ya..... AAMIIN YA ROBBAL AALAMIIN.. 

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto saya
Bocah (bau kencur) yang punya impian menjadi imam terbaik buat istri dan anak-anaknya. Bocah (penuh dosa) yang ingin ilmunya bermanfaat dengan menjadi seorang guru. Bocah (labil) yang (alhamdulillah) sudah berpenghasilan sendiri. Bocah (lugu) yang haus akan impian dan cita-cita!

Yang Kepo

Pengikut